Database merupakan sekumpulan data yang berkaitan. Sedangkan data memiliki arti yaitu fakta yang diketahui yang dapat direkam dan memiliki arti yang implisit.
▸Mini-world: Bagian dari dunia nyata yg menyimpan data dalam sebuah database. Contoh, daftar nilai mahasiswa dan transkrip nilai pada sebuah perguruan tinggi.
▸ Database Management System (DBMS): Sebuah sistem/paket sofware yang memfasilitasi pembuatan dan pemeliharaan database berbasis komputer
▸ Database System: software DBMS bersama datanya itu sendiri. Kadang kadang, applikasi software juga termasuk didalamnya.
FUNGSIONALITAS DBMS SECARA UMUM
▸Menetapkan sebuah database : dalam terminologi type
data, structures dan constraints
▸ Membangun atau memuat Database pada sebuah
secondary storage medium
▸ Manipulasi database : querying, generating reports,
insertions, deletions dan memodifikasi isi data
▸ Pengolahan secara bersamaan dan berbagi (Sharing)
dengan sekumpulan pengguna dan program – namun,
tetap menjaga seluruh datanya valid dan konsisten
Ciri lain:
▸ Melindungi atau langkah-langkah Keamanan untuk mencegah akses
tanpa otorisasi
▸ Pengolahan secara aktif untuk mengambil tindakan internal pada
Data
▸ Mempresentasikan dan memvisualisasikan data
DATABASE (CONCEPTUAL DATA MODEL)
▸ Mini-world : Bagian dari lingkungan perguruan tinggi.
▸ Beberapa entity mini-world :
▸ Mahasiswa
▸ Mata Kuliah
▸ Program Studi
▸ Jurusan
▸ Dosen
Hal-hal tersebut dapat dinyatakan dalam model data
ENTITY-RELATIONSHIP.
▸Beberapa relasi mini-world :
▸MAHASISWA mengambil MATA KULIAH
▸MATA KULIAH mempunyai syarat MATA KULIAH
▸DOSEN mengajar PROGRAM STUDI
▸MATA KULIAH diambil bedasarkan JURUSAN
▸MAHASISWA masuk dalam JURUSAN
Hal-hal tersebut dapat dinyatakan dalam model data
ENTITY-RELATIONSHIP.
DATABASE USERS
▸ Pengguna dapat dibagi menjadi siapa yang secara aktual
menggunakan dan mengendalikan isinya ( “Actors on the
Scene”) serta mereka yang mengembangkan database,
merancang serta mengimplementasikan perangkat lunak
DBMS (“Workers Behind the Scene”).
Actors on the scene
▸Database administrators: bertanggungjawab terhadap authorisasi
akse ke database, mengkoordinasikan dan memonitor
penggunaannya, mendapatkan resource software, dan hardware,
mengendalikan penggunaannya dan memonitor effisiensi
pengoperasiannya.
▸Database Designers: bertanggungjawab terhadap penentuan isi,
struktur, batasan, dan fungsi atau transaksi terhadap database.
Mereka harus mengkomunikasikan kepada end-users dan
memahami kebutuhannya.
▸End-users: mereka yg menggunakan data untuk melakukan
queries, laporan dan beberapa diantara mereka melakukan update
konten database.
KATEGORI END-USER
▸Casual :
▸ mengakses database kadang-kadang bila diperlukan
▸Native atau Parametric :
▸Mereka menggunakan fungsi yang telah didefinisikan
dalam bentuk "transaksi paket" terhadap database.
Contohnya Teller di Bank atau petugas reservasi yang
melakukan seluruh pekerjaannya.
▸Sophisticated : ini termasuk analis bisnis, ilmuwan, insinyur,
serta lainnya yang benar-benar akrab dengan kemampuan
sistem. Banyak tools digunakan dalam bentuk paket
perangkat lunak yang bekerjasama erat dengan stored
database.
▸Stand-alone : sebagian besar memelihara database pribadi
menggunakan paket aplikasi siap pakai. Contoh: pengguna
Program pajak yang menciptakan basis data internal
miliknya sendiri.
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN BASIS DATA
▸ Mengontrol redundansi dalam penyimpanan data dan
dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan.
▸ Berbagi data di antara banyak pengguna.
▸ Membatasi akses tidak sah ke data.
▸ Menyediakan penyimpanan permanen untuk Objek
program
▸ Menyediakan Struktur Penyimpanan untuk Pemrosesan
Query yang efisien
▸ Menyediakan layanan BackUp dan Recovery.
▸ Menyediakan banyak interface untuk kelas pengguna
yang berbeda.
▸ Menggambarkan relasi yang kompleks di antara data.
▸ Menegakkan batasan integritas pada database.
▸ Menggambarkan Inferensi dan aksi menggunakan aturan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar