MODEL KONSEPTUAL DATABASE
DATA MODEL
Data model adalah sekumpulan konsep yang digunakan untuk menjelaskan struktur dari basis data (database structure) dan memberikan gambaran tingkat-tingkat abstraksi data (data abstraction). Data abstraction adalah deskripsi mengenai struktur basis data yang mudah dimengerti oleh user, atau bisa juga mencakup detil dari penyimpanan data yang biasanya perlu diketahui oleh perancang basis data. Database structure mencakup data type (type nama adalah string), relationship (customer berelasi dengan account), dan constraint (ada batasan bahwa tidak bisa menjamin bahwa - peserta MIK harus sudah mengambil KP1).
▸ Data model:
▸ Object-based logical model
▸ Entity-relationship model
▸ Object-oriented model
▸ Semantic model
▸ Fungsional model:
▸ Record-based logical model:
▸ Relationship model
▸ Network model
▸ Hierarchical model
VIEW OF DATA
TINGKATAN ABSTRAKSI
▸ Physical level
▸ Logical level
▸ View level
CONCEPTUAL DATA MODEL
▸ High-level atau Conceptual Data Model merupakan konsep yang mudah dimengerti oleh end-user. Menggunakan konsep entities, attributes, dan relationships.
▸ Entity representasi obyek dalam dunia nyataatau obyek dalam konsep.
▸ Attribute: representasi property yang dimiliki oleh suatu entitas.
▸ Relationship: hubungan antara beberapa entitas.
IMPLEMENTATION DATA MODEL
Representational or Implementation Data Model merupakan konsep yang dapat dimengerti oleh end user, menggambarkan organisasi data dalam komputer, tanpa detil penyimpanan dalam komputer. Disebut juga sebagai record-based data model, karena merepresentasi data dalam bentuk record structure. Konsep ini digunakan untuk menjelaskan skema traditional commercial database seperti relational database, network dan hierarchical databases.
RELATIONAL MODEL
Example :
PHYSICAL DATA MODEL
Low-level or Physical data model merupakan konsumsi computer specialist yang mencakup detil penyimpanan data di komputer. Pada konsep ini data direpresentasi dalam bentuk record format,record ordering, dan access path. Access path: adalah suatu struktur pencarian, pencarian record dalam database diharapkan bisa efisien
FASE RANCANGAN DATABASE
▸ Rancangan Database Conceptual.
▸ Rancangan Database Logical.
▸ Rancangan Database Physical
FAKTOR KESUKSESAN RANCANGAN DATABASE
▸ Bekerja secara interactively dengan users.
▸ Kelengkapan mengikuti seluruh proses metodologi pembangunan model data. Kelengkapan penggunaan pendekatan data-driven.
▸ Mempertimbangan Struktur perusahaan dan kendala integrity kedalam model data.
▸ Mengkombinasikan conceptualization, normalization, dan teknik validasi transaksi kedalam metodologi pemodelan data.
METODOLOGI PERANCANGAN DATABASE
▸ Membangun Model Konseptual Data Lokal untuk Setiap User View
- Identifikasi tipe entity.
- Identifikasi tipe relationship
- Identifikasi tipe dan menggabungkan attributes pada tiap entity
- Menentukan domain attribute.
- Menentukan attributes candidate dan primary key
- Mempertimbangkan konsep pemodelan enhanced (optional step)
- Cek model dari redundancy
- Validasi model konseptual lokal terhadap transaksi user
- Review model konseptual data lokal terhadap NEED user
▸ Membangun dan Memvalidasi Model Logical Data Lokal Untuk Setiap View
- Menghilangkan features tidak compatible terhadap model relational (optional step)
- Menentukan relasi untuk model logikal data lokal
- Validasi relasi dengan menggunakan normalization
- Validasi relasi terhadap transactions user
- Menentukan kendala integrity
- Review model logical data lokal terhadap NEED user
▸ Membangun dan Memvalidasi Model Logikal Data Global
- Merge model logikal data lokal kedalam model logikal data global
- Memvalidasi model logical data global
- Cek model terhadap future growth
- Review model logical data global terhadap NEED user
▸ Menerjemahkan model logical data global menjadi target DBMS
- Merancang basis relasi
- Merancang representasi kebutuhan data
- Merancang kendala perusahaan
▸ Merancang representasi physical
- Analisis Transaksi
- Memilih organisasi file
- Pemilihan indexes
- Estimasi kebutuhan disk space
▸Perancangan user view
- Perancangan mekanisme security
- Mempertimbangkan kontrol redundancy
- Monitor dan Merubah sistem operasional




Tidak ada komentar:
Posting Komentar